Warga Desa Rembangkepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, saat bergotong royong menambal jalan berlubang. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Meski Pemkab Kediri sudah mulai memperbaiki jalan rusak, namun ada sejumlah ruas jalan yang belum mendapat giliran diperbaiki. Salah satunya jalan di Desa Rembangkepuh Kecamatan Ngadiluwih.
Menyikapi kerusakan itu, warga Dusun Tawangrejo desa setempat bergotong-royong menambal jalan yang berlubang dengan pasir dan semen. Hal itu dilakukan agar tidak ada korban terjatuh karena jalan rusak.
BACA JUGA:
- Ruang Kepsek dan TU MTsN 1 Kota Kediri Terbakar, Gus Qowim Pastikan KBM Tidak Terganggu
- Festival Literasi Kediri 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Vinanda Dorong Budaya Baca di Era Digital
- Outing Class di Pantai Pangi, Santri MMQ Kediri Terseret Ombak
- Pemkab Kediri Lanjutkan Pembangunan Stadion GDJ Tahap III
Salah seorang warga, Fathurrohman, mengatakan bahwa warga berinisiatif sendiri untuk menambal jalan berlubang dengan campuran pasir dan semen, agar tidak mencelakakan pengguna jalan.
Karena sering ada orang terjatuh akibat jalan berlubang, warga berupaya mitigasi bencana dengan mengadakan kerja bakti menambal jalan yang berlubang. Sambil menunggu giliran jalan dihotmix oleh pemerintah.
"Dengan upaya ini, setidaknya bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/6/2023).
Fathur menambahkan, untuk menambal jalan aspal yang berlubang tersebut, warga menggunakan pasir dan semen yang biayanya didapat dari patungan.
"Kami melakukan penambalan jalan di waktu malam. Hal ini dilakukan untuk menghindari keramaian dan agar tidak menggangu lalu lintas," tuturnya.
"Kami berharap, tidak lama lagi jalan rusak di Kecamatan Ngadiluwih, khususnya di desa Rembangkepuh mendapat giliran untuk diperbaiki," pungkas pria yang juga anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kediri itu. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




